Jumat, 09 April 2010

JANGAN BERITAHUKAN PADANYA!!

Jangan beritahukan padanya bahwa di setiap kali aku membuka mata dan menyapa mentari pagi, bayangan senyumnya hal pertama yang terlintas dibenakku
Jangan beritahukan padanya bahwa di setiap malam, dirinya selalu hadir menghiasi mimpiku

Jangan beritahukan padanya bahwa di setiap asaku, kuharap akan menggapainya bersamanya
Jangan beritahukan padanya bahwa di setiap kebahagiaan yang kugapai, berbagi dengannya adalah hal yang paling ku inginkan

Jangan beritahukan padanya bahwa di setiap hembusan napasku, namanya selalu terucap
Jangan beritahukan padanya bahwa di setiap detik dalam hidupku, mencarinya adalah rutinitasku

Jangan beritahukan padanya betapa aku sangat mencintainya
Tolong, jangan beritahukan padanya!!!

TAHU DAN TIDAK!!

Jujur, selain nama dan profesimu selebihnya aku tak mengenal dirimu
Aku tak tahu apa-apa tentangmu

Aku tak tahu apa kau seseorang yang penyanyang, lemah lembut atau tidak
Aku tak tahu apa dirimu cukup tempramen dan keras kepala sepertiku atau tidak

Aku tak tahu apakah dengan memandang langit luas yang bertabur bintang berkilau akan membuat hatimu merasa teang seperti yang biasa aku lakukan kala diriku galau
Aku tak tahu apa kau suka makan coklat dan es krim, cemilan kesukaanku

Aku tak tahu apa kau akan mentolelir pola hidupku saat ini, mengingat dirimu pasti akan sangat ekstra peduli dengan kesehatan
Aku juga tak tahu apa kau masih available atau tidak!!

Yang aku tahu bahwa sepertinya kau telah mencuri perhatianku
Yang aku tahu bahwa kau telah membuat celah baru di hatiku

Kau telah membuat kedua retinaku fokus untuk selalu mencarimu
Kau telah membuat hatiku selalu berdetak begitu kencang, setidaknya memacu beberapa hormonku bekerja tidak dalam kondisi biasanya.

Kau telah mampu membuat otakku untuk terus menganalisa dirimu, memaksaku membuat banyak pertanyaan hanya mengenaimu, membuat ribuan bahkan ratusan ribu sel-sel neuronku saling berkomunikasi, merekatkan ratusan ribu akson dan dendrit.
Kau telah membuatku berpikir tentang kita...

06 Maret 2010; 08.44

LET'S TALK ABOUT SENIOR HIGH SCHOOL

Memang benar lirik yang dilantunkan Crisye, kalau masa yang paling indah itu memang masa di kala kita SMA atau setingkatnya. Bagiku masa di MAN memang masa pelangi, masa suka cita berbaur jadi satu. Masa di mana saya mulai mengenal arti persahabatan yang sampai saat ini masih terjalin utuh. Masa di mana saya mulai mengenal yang namanya cinta, walaupun sebagian besar orang bilang itu hanya cinta monyet, bagiku yang penting itu tetaplah cinta, terserah mau cinta apa. Masa di mana terjadi transisi menjadi gadis remaja karena memang sudah waktunya berproses, meski itu membuatku terkadang merasa sedikit risih.

Hadir dengan sosok sangat tomboy dan bawel adalah perpaduan yang cukup aneh, bukankah kebanyakan gadis manja yang rada bawel bukan sebaliknya, cewek tomboy kayak aku. Ini mungkin karena orang tuaku yang selalu saja mengajakku berdiskusi atau sekedar berbagi cerita tentang pengalaman yang kulalui setiap harinya di sekolah, tentunya sisi kenakalanku selalu menjadi hal yang tidak akan aku ceritakan, bukannya takut, orang tuaku terlalu demokrasi dan sangat mentolelir diriku, maklum aku anak perempuan mereka satu-satunya, lagi pula selama ini tidak ada seorang pun temanku yang mengeluh dengan keresekanku.

GADIS HUJAN


Hujan selalu membasahi tubuhnya, mengalir menjelajahi kepalnya, berseluncur pada setiap helai rambut panjangnya yang terurai indah. Wajahnya selalu dia tengadahkan ke atas sambil memejamkan kedua matanya, mencoba merasakan setiap titik-titik air hujan yang turun menyentuh wajah ayunya.

Entah mengapa, hanya di saat hujan saja orang dapat melihatnya, melihatnya berkomunikasi dengan hujan, melihatnya tersenyum ceria sendiri, melihatnya menangis tersedu-sedu tanpa ada yang tahu penyebabnya.

Gadis itu takkan pernah ditemui lagi ketika hujan reda. Seolah hujanlah kekasih yang selalu dinantinya, dan musim penghujan adalah obat kerinduan baginya. Tak pernah seorang pun yang menyapanya, semua tampak diam, hanya menikmati aksi gadis itu. Ketika gadis itu tersenyum, orang-orang pun ikut tersenyum, begitu pula jika dia menangis, tiba-tiba orang-orang pun tampak kalut. Aku juga tak tahu mengapa, tak tahu mengapa gadis itu bisa seperti itu, taka tahu mengapa tak seorang pun yang mau berbicara dengannya, tak tahu mengapa orang asyik melihatnya dan terbawa suasana dengan sikap gadis itu.

Mungkin, hanya gadis itu dan hujan yang tahu.